Press "Enter" to skip to content

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan

Best Deal Site 0

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan

Pada artikel terdahulu telah di jelaskan mengenai 2 jenis lampu interior yaitu Direct Lamp dan Indirect Lamp. Selanjutnya pada kesempatan ini akan dibahas bagaimana cara menghitung kebutuhan lampu tersebut.

Terkadang saat ingin menentukan titik lampu, sering kali mengalami kebingungan. Kemungkinan ini terjadi karena keterbatasan pengetahuan sebenarnya berapa jumlah lampu agar intensitas cahaya yang dibutuhkan terpenuhi. Untuk itu agar tidak terjadi misalnya adalah bila kondisi ruangan akan terlalu redup dari yang diperkirakan atau justru sebaliknya.Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan- Memang ada beberapa cara atau acuan untuk dapat menghitung kebutuhan intensitas cahaya lampu. Namun jika Anda belum memiliki pengalaman mungkin Anda akan dapat meminta/menggunakan jasa Kontraktor guna membantu.

Dengan pengalaman Kontraktor listrik atau ME yang akan mengacu pada perhitungan jumlah lumen atau lux lampu , bukan daya lampu (watt).

Ket:  lumen adalah besarnya intensitas cahaya yang dihasilkan dari sebuah sumber (lampu) dan  lux adalah besarnya intensitas cahaya yang ada pada satu ruang tertentu.

Baca juga :  Jenis lampu untuk Interior

Atau dengan kata lain, lumens itu dilihat dari sumber cahaya (lampu) sementara lux dilihat dari hasil penerangan di suatu ruangan atau bidang yang terkena sinar cahaya. Besar 1 lux = 1 lumens untuk ruangan seluas 1 m2. Nah, dari ukuran ini kita mendapatkan suatu standard ukuran yang digunakan secagai acuan untuk penerangan di berbagai jenis ruangan. Namun, pada akhirnya, selera atau pengalaman pemilik bangunanlah yang menentukan kebutuhan jumlah lampu di ruang tersebut.

Standard Perhitungan Lumens dan Lux di Suatu Ruangan – Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan

Seperti yang kita ketahui bahwa setiap ruang pasti membutuhkan intensitas cahaya yang berbeda tergantung peruntukan dan kebutuhannya.

Kebutuhan cahaya pada rumah tinggal akan berbeda dengan gedung komersial seperti mal, kantor, dan lain-lain. Berbeda lagi dengan kebutuhan cahaya di cafe dan restoran fast food. Begitu pula di perpustakaan, sekolah, dan selasar bangunan.

Berikut beberapa contoh Standard yang dapat menjadi acuan perhitungan Lumens dan Lux di Suatu Ruangan:

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan

  1. Rumah tinggal – Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan

Pada sisi bagian indoor seperti ruang Keluarga, ruang makana, ruang tamu, kamar tidur, acuan yang dibutuhkan adalah +/- 180 lux. Sedangkan untuk sisi bagian outdoor seperti teras, carport, balkon, gudang, setidaknya dibutuhkan +/- 60 lux.

  1. Sekolah

Kegiatan di sekolah dapat dikatakan hampir mirip dengan kegiatan di kantor. Sehingga  pemenuhan kebutuhan pencahayaan lampu pada ruang kelas umumnya berkisar +/- 350 lux.  Sedangkan untuk sisi selasar atau sisi outdoor dapat dipersamakan seperti pada bagian outdoor rumah tinggal yaitu berkisar +/- 60 lux.

  1. Kantor

Pada ruangan kantor intensitas cahaya yang dibutuhkan akan menjadi lebih tinggi jika dibanding dengan rumah tinggal. Tentunya hal ini dapat disebabkan oleh banyaknya aktivitas membaca pada ruang kantor.

Sehingga oleh sebab itu, pada ruang kantor seperti ruang direktur, ruang satff, ruang rapat akan membutuhkan sekitar +/- 350 lux.

Baca juga : 5 Gaya Desain Interior yang Perlu Anda Tahu 

  1. Ruang khusus

Ruang khusus di sini dimaksudkan untuk ruang yang membutuhkan cahaya lebih banyak seperti ruang gambar, laboratorium, dan sejenisnya dapat diberikans sekitar  +/- 700 lux. Perkiranan acuan angka tersebut berdasarkan ukuran ruangan per meter persegi dengan ketinggian plafon +/- 3 m. Jadi Seandainya kondisi plafon lebih tinggi tentunya akan dapat diberikan perhitungan lux yang lebih tinggi.

Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Lampu

Untuk mengetahui jumlah kebutuhan lampu maka rumus perhitungannya adalah sebagai berikut:

Lumen lampu = lux lampu x luas ruangan

Contoh perhitungan :

Kita misalkan sebuah ruangan berukuran 3 m x 4 m  yang digunakan sebagai ruang kamar tidur. Maka dengan menerapkan rumus yang ada akan didapat kebutuhan jumlah lampunya, yaitu  :

Lumen lampu = 180 x 3 x 4

180 adalah standart acuan (lihat Rumah tinggal di atas)

Sehingga didapat.

Lumen lampu = 2160 lumen

Dari informasi besar lumen pada sebuah lampu dapat diketahui dari kotak kemasannya.

Misal pada lampu LED 7 watt memberikan cahaya sebesar +/- 600 lumen. Atau pada lampu LED 10 watt memberikan cahaya sebesar +/- 1050 lumen.

Artinya :

2160 lumen = 4 unit lampu berukuran 7 watt atau 2 unit lampu berukuran 10 watt.

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan – Demikian pembahasan singkat mengenai jenis lampu interior bangunan dan cara menghitung kebutuhannya. Perhitungan jumlah kebutuhan lampu dapat diaplikasikan pada segala jenis ruangan. Namun Anda tetap harus ingat, penilaian cukup atau tidak jumlah lampu sangat subyektif pada tiap orang.

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu pada 4 Ruangan

Perhitungan yang diperlihatkan di sini hanya sebagai acuan dasar umum saja. Untuk lebih jelas, Anda dapat berkonsultasi dengan kontraktor ME atau kontraktor interior bangunan yang telah berpengalaman dalam mengerjakan berbagai instalasi jenis lampu interior bangunan.

Baca juga : Properti di Bogor | Kavling di Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!