Press "Enter" to skip to content

4 Gaya Arsitektur Rumah Mungil

Best Deal Site 0

4 Gaya Arsitektur Rumah Mungil

Rumah mungil masih merupakan salah satu rumah yang masih diminati, selain harganya realtif murah, gaya arsitekturalnya pun tidak kalahmenarik. Bahkan bila ketersediaan lahan cukup luas, memungkinkan untuk dilakukan pengembangan ruang.

Menata rumah mungil memiliki keasyikan tersendiri. Ini disebabkan dengan luas ruang yang minim, dituntut untuk dilakukan penataan ruang agar nyaman, fungsional dan efektif. Hal ini tergantung cara penataan agar yang sempit menjadi terasa lebih luas dengan penataan ruang interior yang efisien.4 Gaya Arsitektur Rumah Mungil Best Deal Site | Setia menemani anda

Selanjutnya untuk itu perlu dipahami terleboh dahulu apa rumah mungil itu sendiri, Jenis rumah mungul, persyaratan rumah mungil, dan gaya rumah mungil. Rumah mungil dapat tampil artistik bila dirancang dan direncanakan sesuai keinginan dan karakter penghuninya.

  1. Penertian rumah mungil.- 4 Gaya Arsitektur Rumah Mungil

Rumah mungil adalah tempat tinggal dengan luas bangunan kurang dari 120 m2. Biasanya rumah mungil terdiri dari 2-3 kamar tidur, 1 ruang makan, 1 ruang tamu, 1 ruang keluarga, 1 1 KM (WC) dan dapur.

Minimalnya jumlah dan dimensi ruang bukan menjadikan rumah tersebut tidak nyaman, akan tetapi hal tersebut mendorong kreatifitas pengguna untuk lebih memeperhatikan penataan ruang dalam, terutama bagaimana agar setiap sudut ruang dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Salah satu kunci dalam merancang dan menata rumah mungil adalah efisiensi ruang. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan luar ruang agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan terencana. Selain itu bberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam merencanakan rumah mingil adalah memprioritaskan ruang yang dibutuhkan, merencanakan penataan ruang dan furnitur, menghitung jumlah penghuni, menghitung luas ruang, menggabungkan fungsi ruang, memanfaatkan ruang terbuang dan memilih gaya dan warna ruang. Dengan begitu sekecil apapun rumah yang kita tempati, tetapi bila ditata dengan baik dan terencana pasti akan meberikan kenyamanan bagi penghuninya.

Di dalam setiap rumah  yang akan dirancang harus tersedia fasilitas – fasilitas yang sesuai dengan aktivitas setiap penggunanya. Merancang rumah tidak hanya dilihat dari segi keindahannya saja, tetapi memiliki fungsi karakteristik sebagai berikut:

  1. Fungsional dapat digunakan untuk beraktivitas, efisien dan sesuai kebutuhan penghuni.
  2. Aman (kokoh) tidak mudah rusak (roboh), mudah perawatannya, hemat dan nyaman untuk dihuni.
  3. Estesis (indah), nyaman dilihat dan ditempati.

Baca Juga : 2 Jenis Lampu Interior

  1. Tipe rumah mungil

Rumah mingil terdiri dari dua tipe berdasarkan penggunaannya, yaitu rumh yang sudah dirancng dan direncanakan dengan matang sebagai rumah mungil dan rumah mungil tumbuh.

Tipe rumah munguil tersebut memiliki karakteristik tang berbeda. Rumah mungil yang umumnya dirancang dan direncanakan dengan matang akan lebih mudah dilakukan penataan interior dan sesuai dengan kebutuhan. Biasanya lahan yang tersedia pada rumahtipe ini memiliki luas yang terbatas sehingga untuk pengembangan ruang selanjutnya pun sangatlah terbatas.

Sementara rumah mingil tumbuh adalah rumah yang dirancang dan direncanakan bertahap untuk dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan jumlah dan aktivitas penghuni, kebutuhan ruang dan efisiensi ruang. Pada umumnya tipe rumah seperti ini memiliki lahan yang realtih lebih luas dan lebih mudah dalam penataan interior. Hal ini dikarenakan pemilik rumah dapat merancang rumah dengan seleranya.

Baca Juga: 13 Warna untuk Properti Anda | Sesuaikan dengan Psikologi Anda

  1. Persyaratan rumah mungil.

Berikut adalah persyaratan dari rumah mungil sehingga memberikan aspek – aspek kenyamanan yang diperlukan dalam  terutama perbandingan yang proporsional antara luas bangunan dengan ruang terbuka agar ruangan yang tercipta tidak gelap dan sempit.

  1. Kebutuhan ruang dari pengguna dapat terpenuhi.

  2. Aktifits pengguna dapat terwadahi.

  3. Rumah tersebut memiliki bukaan jendela yang cukup mendapatkan sinar matahari.

  4. Perbandingan yang proporsional antara bangunan rumah dengan lansekap (ruang terbuka) adalah 60 : 40.

4 gaya arsitektur rumah mungil- ruang terbuka memberikan penerangan malsimal ke dalam ruang dansirkulasi udara dapat mengalir dengan baik. Selain itu, ruang terbuka, misalnya taman kecil pada interior rumah mungil yang ditata rapii dan menarik dapat dimanfaatkan sebagai unsur peralihan dari kesan ruang yang sempit.

Baca Juga : Perumahan Islami Al -Ihsan Residence 2  | Bogor

8 Kelebihan Rabbani Premiere Residence | Bintaro – Tangsel

Kavling Maryam Residence | Pemukiman Asri Setu Bekasi

Kavling /Nuansa Alam Transyogi | Bogor

Kavling / Perumahan Asri Bumi Salsabila Indah | Bogor

 

  1. Gaya Arsitektur rumah mungil.4 Gaya Arsitektur Rumah Mungil

Gaya atau sering disebut langgam arsitektur pada rumah mungil adalah suatu perwujudan imajinasi bentuk rumah secara keseluruhan atau dapat dikatakan sebagai refleksi pribadi pemilik.

Berikut ini merapakan gambaran gaya arsitektural pada rumah mungil untuk membantu pemilik rumah menentukan tipe yang sesuai dengan keinginannya.

  1. Gaya Klasik

4 gaya arsitektur rumah mungil – Gaya klasik telah ada sejak zaman dahulu hingga sekarang tak lekang oleh perubahan zaman. Gaya klasik Eropa  dan tradisional Indonesia memiliki karakter bangunan yang hampir sama. Gaya kalsik Eropa bercitra mewah, elegan dan anggun. Sementara gaya tradisional indonesia bercitra kebangsawanan, wibawa dan berpengaruh.

Saat ini, rumah mungil dengan gaya klasik atau tradisonal Indonesia menjadi salah satu gaya yang dipilih untuk penampilanbangunan rumah mungil, terutama bagi mereka yang menyukai bentuk dengan gay tersebut.

2. Gaya Naturalis – 4 gaya arsitektur rumah mungil

4 gaya arsitektur rumah mungil – Gaya Naturalis biasanya diminati oleh pemilik rumah yang menyukai suasana asri. Bangunan rumah didominasi bahan alami, misalnya material kayu untuk lapisan lantai dan dinding serta batu – batu alam. Penampilan bahan tersebut pun diekspos untuk memasukan unsur alam ke dalam rumah. Warna yang dipilihuntuk rumah dengan gaya ini selaras dengan alam sperti cokelat, hijau daun dan merah bata.4 Gaya Arsitektur Rumah Mungil

Selain itu pada gaya rumah denga gaya seperti ini biasanya terdapat komposisi taman dan ruang terbuka relatif besar dengan kolam yang mengandung unsur kesegaran serta tepat untuk bersantai.

Tipe rumah dengan gaya Naturalis mencirikan keseluruhan karakter rumah lebih bersahaja dan selaras dengan alam.

3. Gaya Modern – 4 gaya arsitektur rumah mungil

4 gaya arsitektur rumah mungil – Gaya modern atau minimali sering terdapat pada kota – kota besar yang tingkat efisien dan efektivitas penggunaannya tinggi. Bangunan rumah ini memiliki ciri penggunaan garis – garis vertikal sederhana, variasi kotak dan penataan ruang yang praktis serta lapang. Gaya modern tepat untuk digunakan oleh keluarga baru atau eksekutif muda.

4 Gaya Arsitektur Rumah Mungil

4. Gaya Kontemporer – 4 gaya arsitektur rumah mungil

4 gaya arsitektur rumah mungil – Gaya Kontemporer tepat bagi pengguna yang suka dengan eksperimen dam hal – hal baru serta penampilan bangunan yang berbeda dengan lainnya. Gaya ini selalu terlihata lebih menonjol di lokasi atau lingkungan rumah itu berada. Eksperimen akan perwujudan bentuk rumah tidak terbatas dan ruang – ruang yang ada di dalamnya pun biasanya ditata dengan penataan yang artistik.

Gaya arsitektur rumah mungil sebaiknya ditentukan sendiri oleh penghuni sesuai selera karena berhubungan langsung dengan citra dan kesesuaian oleh penghuni dalam beraktivitas dan memanfaatkan ruang rumah mungil.

Baca juga: 5 Gaya Desain Interior Properti

Demikianlah 4 gaya arsitektur rumah mungil semoga mendapat wawasan dan pengetahuan kita semua. Terimakasih.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!